PT Mitra Saruta Indonesia (MSI), sebagai pabrik sarung tangan industri dan pabrik benang daur ulang terbesar dan terintegrasi di Indonesia, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas pasar global melalui partisipasinya pada Trade Expo Indonesia (TEI) 2025. Acara tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan RI ini menjadi wadah strategis bagi perusahaan-perusahaan nasional untuk meningkatkan visibilitas dan ekspor ke berbagai negara.
Pada gelaran TEI 2025 yang berlangsung pada 15–19 Oktober 2025, MSI memperkenalkan rangkaian produk unggulan yang meliputi benang daur ulang berkualitas tinggi, sarung tangan industri, hingga sarung tangan coating (latex-coated, nitrile-coated, PU-coated) yang diproduksi langsung dari fasilitas modern milik perusahaan. Sebagai pelopor dan satu-satunya perusahaan di Indonesia yang mampu memproduksi sarung tangan coating secara penuh, kehadiran MSI menarik perhatian banyak buyers internasional yang mencari produk industri dengan standar global dan keberlanjutan.
Sebagai perusahaan yang memiliki rantai produksi terintegrasi—mulai dari pengolahan benang, pembuatan kain sarung tangan (knitting), hingga proses coating—MSI menawarkan keunggulan kompetitif dalam kualitas, konsistensi produk, dan kapasitas produksi yang besar. Hal ini menjadi daya tarik utama bagi buyers dari sektor manufaktur, otomotif, konstruksi, pertanian, dan berbagai industri lainnya.
Partisipasi PT Mitra Saruta Indonesia di Trade Expo Indonesia tidak hanya menjadi upaya memperluas pasar ekspor, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. MSI terus mendorong peningkatan kualitas produk, inovasi berkelanjutan, dan penguatan posisi Indonesia di pasar global sebagai penyedia sarung tangan industri dan benang recycle yang kompetitif dan ramah lingkungan.
Dengan semangat keberlanjutan dan manufaktur berkualitas, PT Mitra Saruta Indonesia berharap mampu menjalin lebih banyak kemitraan internasional dan membuka peluang baru untuk memperluas ekspor ke berbagai benua.




